(0362) 92380
gerokgak@bulelengkab.go.id
Kecamatan Gerokgak

Camat Gerokgak Buka Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026 di Desa Pengulon

Admin gerokgak | 09 Februari 2026 | 60 kali

Gerokgak – Camat Gerokgak, I Gd Arya Rimbawa Giri, S.IP., M.AP., menghadiri sekaligus menyampaikan sambutan pada pembukaan Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026 tingkat Desa Pengulon yang dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026, bertempat di Wantilan Praja Winangun, Kantor Perbekel Pengulon.

Kegiatan Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026 ini mengusung tema “Atma Kerthi – Udiana Purnaning Jiwa”, yang dimaknai sebagai altar pemuliaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali sebagai taman spiritual untuk membangun jiwa yang utama, suci, dan sempurna.

Dalam sambutannya, Camat Gerokgak menyampaikan bahwa Bulan Bahasa Bali merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali jati diri masyarakat Bali melalui pelestarian bahasa ibu. Bahasa Bali bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga mengandung nilai, etika, serta pengetahuan yang membentuk kesadaran rohani dan kebudayaan masyarakat Bali.

Beliau juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menggunakan Bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari, melestarikan aksara serta sastra Bali, dan menumbuhkan rasa tresna terhadap budaya Bali agar tetap ajeg di tengah arus globalisasi.

Lebih lanjut, Camat Gerokgak menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia penyelenggara, para juri, peserta lomba, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026 di Desa Pengulon.

Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026 di Desa Pengulon meliputi berbagai lomba dan pagelaran seni, yaitu:

1. Lomba Nyurat Aksara Bali tingkat SD yang diikuti oleh 12 peserta dari 3 SD Negeri di Desa Pengulon

2. Lomba Puisi tingkat Sekolah Dasar yang diikuti oleh 7 peserta

3. Lomba Busana Adat Bali tingkat PAUD yang diikuti oleh 10 peserta

4. Lomba Pidarta Bahasa Bali dari Banjar Adat yang diikuti oleh 3 peserta

5. Lomba Mesatua Bali dari Pakis Desa Adat Pengulon yang diikuti oleh 3 peserta

6. Pagelaran seni, meliputi Tari Janger oleh anak-anak PAUD Gayatri Kumara, Gong Kebyar anak dan remaja Sekaa Bala Kumara, Gong Kebyar Pakis Desa Adat Pengulon, serta berbagai kesenian tari lainnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan Bahasa Bali tidak hanya lestari, namun terus hidup dan berkembang sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Bali.