Gerokgak, 26 Februari 2026 – Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kecamatan Gerokgak melaksanakan peninjauan langsung ke lokasi warga terdampak genangan air akibat hujan deras yang terjadi pada Selasa, 25 Februari 2026 sekitar pukul 14.00 Wita di Desa Pengulon.
Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, sebanyak 59 rumah, sejumlah tempat usaha, serta SD Negeri 2 Pengulon terdampak akibat intensitas hujan yang cukup tinggi sehingga menyebabkan air meluap dan menggenangi permukiman warga di beberapa banjar dinas.
Di Banjar Dinas Bukitsari, beberapa rumah warga terdampak genangan air, di antaranya milik Kadek Suartana, Kadek Sridani, Ketut Suwidnya, dan Agus Adiputra. Hingga saat peninjauan, air masih tergenang di sejumlah titik pemukiman, namun tidak dilaporkan adanya kerugian material yang signifikan.
Sementara itu, di Banjar Dinas Munduksari, genangan air sempat memasuki SD Negeri 2 Pengulon dan merendam enam ruang belajar, dua ruang kantor/guru, satu ruang perpustakaan (mengakibatkan sejumlah buku rusak), serta satu gudang penyimpanan barang. Selain fasilitas pendidikan, sejumlah rumah warga juga terdampak, dengan kondisi sebagian besar sempat kemasukan air dan beberapa di antaranya masih tergenang.
Beberapa warga dilaporkan mengalami kerugian berupa ternak hanyut, seperti ayam dan babi. Meski demikian, tidak terdapat laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Di Banjar Dinas Tegallantang, genangan air juga sempat memasuki sebuah usaha bengkel serta toko/penjahit baju yang sekaligus menjadi tempat tinggal pemiliknya.
Secara umum, dampak yang ditimbulkan berupa air masuk ke rumah warga, genangan yang masih bertahan di beberapa titik, serta kerugian ringan hingga sedang pada sektor rumah tangga dan usaha kecil.
Terkait kejadian tersebut, laporan telah diteruskan kepada Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Buleleng. Data hasil pendataan juga telah disampaikan kepada Pemerintah Desa Pengulon untuk ditindaklanjuti melalui surat resmi kepada BPBD Kabupaten Buleleng.
Pemerintah Kecamatan Gerokgak bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi guna memastikan kondisi warga tetap aman dan penanganan dapat dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.