(0362) 92380
gerokgak@bulelengkab.go.id
Kecamatan Gerokgak

Percepatan Aktivasi IKD, Disdukcapil Buleleng Gelar Rapat Koordinasi Daring

Admin gerokgak | 15 April 2026 | 79 kali

Buleleng, 15 April 2026 — Dalam rangka mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Buleleng menggelar rapat koordinasi secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (15/04/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh camat serta perbekel/lurah se-Kabupaten Buleleng sebagai langkah tindak lanjut percepatan aktivasi IKD, khususnya bagi agen perlindungan sosial (perlinsos).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Buleleng, Made Juartawan, S.STP., MM, dalam paparannya menyampaikan bahwa percepatan aktivasi IKD merupakan bagian penting dalam mendukung program digitalisasi bantuan sosial. Ia menjelaskan bahwa IKD memiliki sejumlah manfaat strategis, di antaranya mempermudah proses verifikasi data penerima bantuan sosial, meningkatkan akurasi penyaluran bantuan, serta mencegah terjadinya duplikasi maupun penyalahgunaan identitas.

“Dengan dukungan teknologi face recognition, IKD mampu meningkatkan keamanan data kependudukan serta mempercepat pelayanan administrasi tanpa dokumen fisik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas juga menekankan pentingnya peran aktif pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan dalam mendukung percepatan ini. Beberapa langkah yang perlu dilakukan antara lain menginstruksikan agen perlinsos untuk segera melakukan aktivasi IKD, memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam proses aktivasi, serta mengoptimalkan koordinasi lintas sektor guna mempercepat capaian IKD di masing-masing wilayah.

Selain itu, seluruh peserta rapat diminta untuk proaktif dalam melakukan koordinasi dan pelaksanaan aktivasi IKD di tingkat desa/kelurahan agar target percepatan dapat tercapai secara maksimal.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antar seluruh pihak dalam mendukung percepatan aktivasi IKD, sehingga pelayanan administrasi kependudukan dapat menjadi lebih efektif, modern, dan terintegrasi dengan program perlindungan sosial.