Seririt, Senin, 7 September 2026 — Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Gerokgak menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Tingkat Kecamatan dalam rangka pengumpulan data penyusunan Kajian Peta Potensi Investasi di Kabupaten Buleleng. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Buleleng tersebut bertempat di Ruang Rapat Kantor Camat Seririt.
Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris BRIDA Kabupaten Buleleng, perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), Camat Gerokgak, Camat Seririt, Camat Busungbiu, serta para Perbekel se-Kecamatan Gerokgak, Seririt, dan Busungbiu. Turut hadir Tim Pelaksana dari Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) yang sekaligus menyampaikan paparan terkait kajian peta potensi investasi.
Acara dibuka oleh Sekretaris BRIDA Kabupaten Buleleng. Dalam sambutannya disampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memetakan basis data potensi dan peluang investasi secara sistematis, akurat, dan mutakhir guna mendukung promosi investasi daerah.
Investasi dinilai memiliki peran penting sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta percepatan pembangunan. Oleh karena itu, diperlukan pemetaan potensi dan peluang investasi Kabupaten Buleleng yang mampu memadukan data spasial dan nonspasial secara komprehensif.
Selanjutnya, Tim Pelaksana Undiksha melalui Ketua Tim memaparkan Laporan Pendahuluan Kajian Peta Potensi Investasi di Kabupaten Buleleng. Paparan tersebut menekankan pada identifikasi potensi investasi, peluang investasi, serta penyajian informasi mengenai potensi dan peluang investasi yang dimiliki masing-masing wilayah.
Kajian ini diharapkan dapat mengidentifikasi dan menganalisis berbagai potensi unggulan daerah dan peluang investasi, melengkapi profil daerah dengan informasi investasi serta peta spasial, sekaligus menyediakan basis data yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan promosi investasi, termasuk melalui Portal Informasi Investasi (PIR).
Memasuki sesi diskusi, para Perbekel diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai informasi terkait potensi yang dimiliki desa, peluang investasi yang dapat dikembangkan ke depan, serta kendala dan tantangan yang masih dihadapi dalam pengembangan potensi tersebut.
Melalui FGD ini, diharapkan data dan informasi yang diperoleh dari masing-masing wilayah dapat menjadi bahan penting dalam penyusunan Kajian Peta Potensi Investasi Kabupaten Buleleng. Hasil kajian nantinya diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai potensi investasi di setiap wilayah serta menjadi dasar dalam mendorong pengembangan investasi yang sesuai dengan karakteristik dan potensi daerah.