Celukanbawang — Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Wakil Bupati Buleleng yang di wakili oleh Camat Gerokgak menghadiri kegiatan khitanan massal yang diselenggarakan di Desa Celukanbawang, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan diawali dengan laporan dari Ketua Panitia, dilanjutkan dengan sambutan Camat Gerokgak. Dalam sambutannya, Camat Gerokgak menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan kebahagiaan, baik secara rohani maupun jasmani, sekaligus meningkatkan semangat masyarakat dalam mengikuti kegiatan keagamaan dan memperkuat ibadah.
Pada kesempatan tersebut, Camat Gerokgak juga menyampaikan bahwa rangkaian peringatan Maulid Nabi yang dirangkaikan dengan khitanan massal merupakan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain menjadi bagian dari kewajiban agama, khitanan juga memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan anak-anak.
Atas nama Pemerintah Kecamatan Gerokgak, Camat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, sponsor, donatur, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar berbagai kegiatan sosial dan keagamaan dapat terlaksana dengan baik.
Camat Gerokgak juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah hadir dan berpartisipasi. Diharapkan kegiatan tersebut dapat semakin mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
Setelah menyampaikan sambutan, Camat Gerokgak selanjutnya melihat secara langsung prosesi khitanan massal sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial dan keagamaan yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Celukanbawang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat terus tumbuh, serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kualitas kehidupan bermasyarakat.