(0362) 92380
gerokgak@bulelengkab.go.id
Kecamatan Gerokgak

Camat Gerokgak Hadiri Puncak Peringatan Hari Kartini Tahun 2026

Admin gerokgak | 23 April 2026 | 63 kali

Singaraja – Camat Gerokgak I Gd Arya Rimbawa Giri, S.IP., M.A.P. bersama Ny. Susma Indrayani Giri menghadiri kegiatan Puncak Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Buleleng, Kamis (23/4), bertempat di Rumah Jabatan Bupati Buleleng.

Kehadiran Camat Gerokgak beserta Ny. Susma Indrayani Giri turut didampingi oleh anggota Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Gerokgak, anggota TP PKK Kecamatan Gerokgak, dan PAKIS Desa Gerokgak. Partisipasi ini merupakan bentuk dukungan terhadap peran perempuan dalam pembangunan serta upaya mempererat kebersamaan antaranggota organisasi wanita di Kabupaten Buleleng.

Kegiatan peringatan Hari Kartini ini berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan, menampilkan berbagai rangkaian acara yang mencerminkan nilai-nilai perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita. Para peserta hadir mengenakan kebaya Kartini dengan sentuhan modifikasi, menambah suasana kearifan lokal yang kental.

Selain itu, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan berbagai lomba bernuansa budaya Bali, seperti lomba nyuwun sokasi dan lomba memasang lelunakan, yang diikuti dengan antusias oleh para peserta. Lomba-lomba tersebut tidak hanya menjadi ajang kreativitas, tetapi juga sebagai upaya pelestarian budaya tradisional di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TP PKK, GOW, dan DWP Kabupaten Buleleng yang telah bersinergi dalam melaksanakan rangkaian kegiatan Hari Kartini Tahun 2026. Beliau menegaskan bahwa Hari Kartini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mengingat kembali semangat R.A. Kartini dalam keberanian berpikir maju serta memperjuangkan kesetaraan, khususnya dalam bidang pendidikan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa di era modern saat ini, perempuan telah banyak mengambil peran strategis, baik di tingkat nasional maupun internasional. Namun demikian, masih terdapat berbagai tantangan seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, pernikahan usia dini, serta kesenjangan gender yang menjadi tanggung jawab bersama untuk diselesaikan.

Sebagai penutup, Bupati Buleleng mengajak seluruh pihak untuk menjadikan Hari Kartini sebagai penyemangat dalam menciptakan inovasi, menumbuhkan keberanian, serta meningkatkan kepedulian sosial. Dengan semangat tersebut, diharapkan dapat terwujud Buleleng yang setara, mandiri, dan sejahtera, serta perempuan yang terus berdaya dan menginspirasi.

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat Kartini dapat terus menginspirasi perempuan untuk berkarya, berdaya, dan berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.