Gerokgak — Camat Gerokgak I Gd Arya Rimbawa Giri, S.IP., M.AP. bersama jajaran menghadiri mediasi dan evaluasi pelaksanaan pencarian korban atas nama Gede Adimas Raditya Wibawa bersama Tim SAR gabungan dan pihak keluarga, bertempat di Kantor Desa Gerokgak, Rabu (30/9/2026).
Pertemuan tersebut dilaksanakan setelah memasuki hari ketujuh operasi pencarian. Kepala Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kabupaten Buleleng Kadek Donny Indrawan menyampaikan bahwa berdasarkan SOP, pelaksanaan operasi pencarian dihentikan setelah tujuh hari. Selama pelaksanaan pencarian, Tim SAR gabungan juga mendapat dukungan dari PT Cendana Indo Pearl serta berbagai unsur terkait.
Dalam kesempatan tersebut, pihak keluarga menyampaikan terima kasih atas bantuan dan upaya seluruh Tim SAR gabungan dalam melakukan pencarian. Keluarga tetap berharap korban dapat ditemukan dan menyampaikan bahwa mereka telah mengikhlaskan apabila korban telah tiada.
Camat Gerokgak menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Tim SAR serta dinas dan instansi terkait yang telah berupaya maksimal selama pelaksanaan pencarian. Memasuki hari terakhir operasi, seluruh pihak tetap berharap adanya mukjizat sehingga korban dapat ditemukan. Camat juga mengingatkan kondisi cuaca yang tidak menentu sehingga keselamatan seluruh personel tetap menjadi perhatian.
Pada pukul 11.55 Wita dilaksanakan penandatanganan berita acara penghentian kegiatan operasi SAR. Meski operasi pencarian dihentikan sesuai SOP, pemantauan tetap dilakukan dan apabila terdapat perkembangan atau informasi mengenai keberadaan korban, Tim SAR siap melakukan tindak lanjut evakuasi.
Hingga kegiatan selesai, Gede Adimas Raditya Wibawa, laki-laki, 11 tahun, pelajar, masih belum ditemukan. Pihak keluarga juga melaksanakan persembahyangan Ngaturang Guru Piduka di Pura Segara Desa Gerokgak sebagai bentuk permohonan maaf dan memohon petunjuk kepada Dewa Baruna. Kegiatan mediasi dan evaluasi berlangsung aman dan terkendali.