Musi – Kepala Seksi Sosial dan Budaya Kecamatan Gerokgak, pada Rabu, 11 Pebruari 2026, menghadiri Kegiatan Bulan Bahasa Bali ke VIII Tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Musi. Kegiatan ini merupakan upaya pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Bali sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah.
Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kelian Desa Adat Musi. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme dari para peserta dan undangan yang hadir.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Seksi Sosial dan Budaya Kecamatan Gerokgak menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Bulan Bahasa Bali ke VIII Tahun 2026 di Desa Musi yang mengusung tema “Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa”. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini karena dinilai sangat penting dalam menjaga serta melestarikan adat dan budaya Bali, khususnya Bahasa Bali dan Sastra Bali sejak usia dini.
Berbagai lomba turut diselenggarakan dalam rangkaian kegiatan Bulan Bahasa Bali, antara lain Lomba Ngwacen Aksara Bali Tingkat SD se-Desa Musi, Lomba Nyurat Aksara Bali Tingkat SD se-Desa Musi, Lomba Membuat Canang Sari Tingkat SD se-Desa Musi, serta Lomba Berbusana Adat Bali Tingkat TK.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Prajuru Adat, Kepala Sekolah Dasar se-Desa Musi, Kelompok Belajar Desa (KBD), serta tokoh masyarakat setempat. Acara dilanjutkan dengan proses penilaian oleh Dewan Juri dan diakhiri dengan penyerahan hadiah lomba kepada para pemenang.
Melalui kegiatan Bulan Bahasa Bali ini, diharapkan generasi muda semakin mencintai dan bangga menggunakan Bahasa Bali serta turut berperan aktif dalam pelestarian budaya Bali di tengah perkembangan zaman.