(0362) 92380
gerokgak@bulelengkab.go.id
Kecamatan Gerokgak

Rembuk Stunting dan Musdes Penyusunan RKP Desa Tahun 2027 Digelar di Desa Sanggalangit

Admin gerokgak | 23 Juni 2026 | 103 kali

Sanggalangit – Staf Seksi Pembangunan Kecamatan Gerokgak menghadiri kegiatan Rembuk Stunting dan Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun 2027 yang dilaksanakan di Kantor Perbekel Desa Sanggalangit.

Kegiatan dibuka oleh Ketua BPD Desa Sanggalangit dan dilanjutkan dengan penyampaian arahan dari unsur terkait. Pada kesempatan tersebut, Perbekel Desa Sanggalangit menyampaikan hasil pencermatan dan evaluasi pelaksanaan RKP Desa Tahun 2026 Semester I, yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pandangan BPD terhadap realisasi pelaksanaan RKP Desa Tahun 2026 sebagai bahan evaluasi dan perencanaan pembangunan desa ke depan.

Dalam musyawarah tersebut juga ditetapkan Tim Penyusun RKP Desa Tahun 2027 yang berjumlah 11 orang serta Tim Verifikasi sebanyak 5 orang. Pembentukan kedua tim tersebut diharapkan mampu mendukung proses penyusunan perencanaan pembangunan desa yang partisipatif, transparan, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Agenda selanjutnya adalah pelaksanaan Rembuk Stunting yang diawali dengan penyampaian laporan konvergensi percepatan pencegahan dan penurunan stunting oleh Kader Pembangunan Manusia (KPM) Desa Sanggalangit. Berdasarkan laporan yang disampaikan, jumlah sasaran ibu hamil tercatat sebanyak 16 orang dengan 4 orang di antaranya termasuk kategori risiko tinggi. Sementara itu, jumlah balita usia 0–59 bulan sebanyak 263 orang, dengan 8 balita berada pada garis kuning dan 5 balita pada garis merah. Untuk mendukung upaya percepatan penurunan stunting, Pemerintah Desa Sanggalangit telah mengalokasikan anggaran kegiatan khusus penanganan stunting sebesar Rp213.924.473. Tingkat konvergensi stunting Desa Sanggalangit pada Triwulan II Tahun 2026 tercatat mencapai 87,26 persen.

Kegiatan diakhiri dengan diskusi terarah yang menghasilkan sejumlah usulan program prioritas penanganan stunting untuk tahun mendatang, antara lain peningkatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil risiko tinggi, peningkatan kapasitas kader Posyandu dalam pelaksanaan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), peningkatan sosialisasi bagi remaja putri, dukungan transportasi untuk kunjungan rumah, serta pengadaan seragam bagi kader kesehatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perbekel beserta perangkat desa, Ketua dan Anggota BPD, Pendamping Desa, Ketua LPM beserta staf, PLKB, Bidan Desa, kader Posyandu, serta tokoh masyarakat lainnya.