Gerokgak, 4 Maret 2026 – Seksi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Gerokgak mengikuti rapat secara daring dalam rangka memenuhi tahapan Penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja (Renja) Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng Tahun 2027. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Satpol PP Kabupaten Buleleng dan diikuti oleh jajaran Satpol PP dari tingkat kecamatan.
Rapat daring tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono, S.IP., M.M. Dalam kegiatan ini, staf Seksi Satpol PP Kecamatan Gerokgak turut serta mengikuti seluruh rangkaian pembahasan sebagai bentuk dukungan terhadap proses perencanaan pembangunan daerah di bidang ketenteraman dan ketertiban umum.
Dalam forum tersebut dibahas sejumlah program dan kegiatan strategis yang direncanakan untuk dilaksanakan pada tahun 2027. Pembahasan difokuskan pada penyelarasan rancangan program dan kegiatan dengan visi dan misi pembangunan daerah, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Selain itu, forum ini bertujuan untuk melakukan penyamaan persepsi dan penguatan koordinasi antar perangkat daerah. Beberapa maksud utama yang disampaikan antara lain menyelaraskan program dan kegiatan antar perangkat daerah, membahas rancangan Renja perangkat daerah agar sejalan dengan prioritas pembangunan daerah, serta mengintegrasikan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) ke dalam perencanaan perangkat daerah.
Adapun tujuan forum ini meliputi mensinergikan prioritas program dan kegiatan pembangunan hasil Musrenbang kecamatan dengan rancangan Renja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), menetapkan prioritas program dan kegiatan pembangunan dalam Renja SKPD, serta menyusun prioritas Renja SKPD dan alokasi anggaran indikatif dengan mengacu pada dokumen Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Dengan demikian, diharapkan perencanaan pembangunan dapat terwujud secara terpadu, efektif, dan efisien.
Forum ini juga menjadi wadah koordinasi dan pengusulan program prioritas yang disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi wilayah masing-masing kecamatan. Seluruh peserta menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.