Sumberklampok – Kasi Pembangunan Kecamatan Gerokgak menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) BUMDes Tirta Karya Utama Tahun 2025 sekaligus Musdes pendirian bangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di atas tanah aset desa. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (4/3) bertempat di Aula Desa Sumberklampok.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian secara resmi dibuka oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sumberklampok yang sekaligus menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan musyawarah desa pada hari tersebut.
Dalam sambutannya, Perbekel Sumberklampok menyampaikan bahwa BUMDes Tirta Karya Utama saat ini mengelola empat jenis usaha, yakni Usaha Air Bersih, Usaha Pertanian dan Peternakan, Usaha Wisata, serta Usaha Barang dan Jasa. Diharapkan seluruh unit usaha yang berada di bawah naungan BUMDes dapat beroperasi secara maksimal sehingga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD). Perbekel juga menekankan bahwa keberhasilan BUMDes tidak hanya menjadi tanggung jawab pengelola, namun memerlukan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat desa.
Terkait rencana pendirian Kopdes Merah Putih, disampaikan bahwa koperasi tersebut direncanakan segera beroperasi pada bidang penyediaan pupuk, obat-obatan pertanian, serta sarana pendukung lainnya. Ke depan, Kopdes Merah Putih akan bekerja sama dengan masyarakat desa sebagai penyuplai bibit dan obat pertanian, sementara BUMDes akan berperan membeli hasil pertanian untuk diolah menjadi produk kemasan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sumberklampok.
Pada kesempatan tersebut, Kasi Pembangunan Kecamatan Gerokgak menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musdes ini. Ia menjelaskan bahwa sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021, BUMDes wajib menyampaikan laporan dua kali dalam setahun, yaitu laporan triwulan atau semester kepada penasihat dan pengawas sebagai bentuk pengendalian kegiatan, serta laporan tahunan yang disampaikan melalui musyawarah desa. Ia juga berharap agar Perbekel segera melaksanakan Musdes lanjutan terkait penunjukan pengawas dan perangkat BUMDes, mengingat adanya pergantian kepengurusan di BUMDes Tirta Karya Utama, sehingga operasional BUMDes dapat segera dioptimalkan kembali.
Selain itu, terkait Kopdes Merah Putih, Kasi Pembangunan menekankan pentingnya kelengkapan dokumen administrasi. Disampaikan pula bahwa di Kecamatan Gerokgak, Kopdes yang telah dibangun salah satunya berada di Desa Sumberklampok. Diharapkan keberadaan Kopdes Merah Putih ini dapat menambah sumber pendapatan desa yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan desa demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
Selanjutnya, Ketua BUMDes Tirta Karya Utama memaparkan laporan pertanggungjawaban BUMDes Tahun 2025 secara terperinci kepada seluruh peserta musyawarah desa.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pendamping Desa Kecamatan Gerokgak, Babinsa Sumberklampok, Kelian Desa Adat Sumberklampok, Ketua dan anggota BPD, Ketua LPM, Ketua PKK, Karang Taruna, serta tokoh masyarakat Desa Sumberklampok.