Kamis, 6 Maret 2025, Plt. Kasi Trantib dan PolPP, Ni Luh Manik, S.Sos., mengikuti Forum Perangkat Daerah Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng secara daring di ruang kerja Seksi Trantib dan PolPP. Kegiatan ini didampingi oleh Danru II Bidang Bencana, Gede Bendesa.
Forum ini diselenggarakan secara luring di Ruang Rapat Kantor Satpol PP Kabupaten Buleleng dan dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Buleleng, I Gede Arya Suardana, AP, MM, didampingi Sekretaris Dinas, Gede Widana, SH. Dalam sambutannya, Kepala Dinas menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam penanganan kebakaran guna meningkatkan respons terhadap bencana.
Dalam forum tersebut, dipaparkan bahwa Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Buleleng telah membentuk relawan yang terdiri dari Kepala Posko (Kapos) Pemadam Kebakaran dan dua petugas pendataan. Mereka disiagakan 24 jam di pos-pos pemadam guna meningkatkan respons terhadap laporan masyarakat.
Terkait penyebaran Pos Pemadam Kebakaran, direncanakan pembentukan pos di empat kecamatan, yakni Gerokgak, Busungbiu, Tejakula, dan Sukasada, yang akan menjadi fokus dalam rencana kerja tahun 2026. Secara khusus di Kecamatan Gerokgak, pos pemadam kebakaran akan memanfaatkan Pos Polair di Desa Pemuteran karena dinilai strategis untuk pemantauan dan respons cepat terhadap kebakaran.
Selain tugas utama dalam menangani kebakaran, personel pemadam kebakaran juga memiliki tugas tambahan, seperti memetakan sumber air, melakukan evakuasi dalam situasi non-kebakaran, termasuk penanganan hewan liar yang masuk ke pemukiman, seperti monyet dan ular, serta pembersihan sarang tawon.
Forum ini menjadi momentum penting dalam merancang strategi peningkatan kesiapsiagaan dan penguatan layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Buleleng.